Neng kene ora nana maling sing doyan nyolong, anane wong sing uripe ayem tentrem. Pegaweane mung madhang ngising turu kaya lampu, asal bisa nggo urip ngesuk ya wis alhamdulillah. Ora padha serik maring tanggane, malahane padha guyub rukun mbangun silaturahmi. Urip neng dunya kuwe mung sedhela, ayo-ayo padha tulung tinulung ben kabeh padha bungah.

28 Januari 2009

DEBAT: Mitos Sepakbola Italia Salah?

http://www.goal.com/id-id/news/1570/debat/2009/01/24/1075306/debat-mitos-sepakbola-italia-salah
Apakah dunia sepakbola benar saat menganggap Italia hanya mampu membangun benteng di pertahanan?
Oleh Theo Mathias



Serie A Italia sering dianggap membosankan, tak berkembang, digolongkan sepakbola kelas dua, atau bahkan kelas tiga. Tim-tim yang berlaga memperagakan sistem usang Catenaccio, mereka terus bertahan dan bertahan, jarang menyerang dan jika menyerang, itu hanya sebentar dan segera mundur kembali.


Sepakbola Italia tak menghibur, tak ada ketegangan, tak berteknik, tak menggunakan lini tengah, lambat, dan tak ada skill yang menawan. Para pemainnya semua tua, dan seperti rumah pensiun. Intinya, Serie A seperti sampah.


Apakah semua itu benar? Goal.com mengajak anda untuk melihat fakta yang ada.


Untuk menganggap Serie A membosankan dan monoton mungkin memiliki derajat kesalahan yang sama saat orang berpikir perang adalah jalan terbaik untuk memberantas terorisme. Memang benar, sepakbola Italia terkadang tidak secepat dan seagresif Liga Primer Inggris dan tidak memiliki kualitas skill sekelas Primera Liga Spanyol.


Namun, Italia memiliki romantika tersendiri, terutama menyangkut Derby della Madonnina (Milan vs Inter), Derby d'Italia (Inter vs Juventus), dan Derby di Sicilia (Palermo vs Catania). Selain itu, banyak tim kejutan muncul, seperti Chievo Verona beberapa musim silam, dan kini Napoli. Taktik dan strategi lebih diutamakan dan inilah ciri khas sepakbola Italia.


Contohnya Napoli, tim muda yang telah berjuang enam tahun untuk kembali tampil di Serie A dan akhirnya menduduki peringkat kedelapan musim lalu. Mereka pun terus memperbaiki diri musim ini dan berpeluang lolos ke Liga Champions musim depan. Penampilan mereka di lapangan luar biasa, umpan-umpan pendek, dan berpindah dari kaki ke kaki, serta menggunakan serangan dari segala arah menjadi ciri penampilan mereka.


Gaya dan kreativitas mereka, dan digabungkan dengan energi dari para pemain muda seperti Marek Hamsik, Ezequiel Lavezzi, Fabiano Santacroce, dan Walter Gargano memiliki teknik yang memadai untuk bersaing di kelas atas.


Juventus, yang di bawah asuhan tangan dingin Fabio Capello terkenal dengan gaya sepakbola yang memprioritaskan hasil akhir, kini mulai berubah di bawah asuhan Claudio Ranieri. Permainan mereka menjadi enak untuk ditonton, dan terlebih dengan Alessandro Del Piero (foto) yang kembali ke bentuk terbaiknya meski usianya mencapai 34 tahun.


Inter terbukti unggul dari segi taktik dan strategi berkat rekor 17 kemenangan beruntun Serie A. Kejeniusan mantan pelatih Roberto Mancini di kancah domestik dapat terlihat dalam tiga Scudetto beruntun, meski satu diraih lewat keputusan pengadilan, dan sekali juara dalam tiga final Coppa Italia terakhir. Jose Mourinho akhirnya diangkat untuk memperbaiki prestasi di Eropa, salah satunya lewat prioritas pada hasil akhir tanpa peduli apa yang terjadi di lapangan.Nasib yang berbeda dialami rival sekota Milan yang terus menunjukkan aksi-aksi menawan lewat pemain bintang mereka. Kesuksesan Rossoneri saat merebut Liga Champions 2006/07 sebagai balas dendam atas kekalahan dari Liverpool pada 2005 menjadi contoh betapa mereka menjadi tim paling menarik di Eropa saat itu.


Selain itu, tentu ada Roma yang dapat menjadi jawaban dari Arsenal di Inggris, dari segi kecenderungan mereka menampilkan joga bonito. Giallorossi menjadi salah satu tim paling menghibur di Serie A dalam dua atau tiga musim terakhir, namun seperti Arsenal, mereka juga gagal berprestasi maksimal. Meskipun musim ini prestasi mereka terpuruk, pelatih Luciano Spalletti tetap berpegang pada filosofi sepakbola adalah untuk menyerang.


Selain tim papan atas, beberapa contoh dari tim papan bawah layak untuk disimak. Dua pekan silam, tim papan bawah Reggina hampir mampu memberikan kejutan saat menjamu Lazio, namun permainan sepakbola menggunakan umpan pendek akhirnya harus berakhir dengan kekalahan 3-2 meski sebenarnya mereka layak mendapatkan satu poin. Atalanta juga secara mengejutkan mampu menghancurkan pimpinan klasemen Inter 3-1 akhir pekan lalu, dan tim papan tengah itu tak menutup pintu pertahanan rapat-rapat ketika unggul 3-0.


Selain itu, kita juga tak boleh lupa tentang Genoa, Fiorentina, Udinese, dan Lazio, yang semuanya memainkan formasi 4-3-3 sebisa mungkin dan sering menggunakan moto Brasil, 'jika kami kebobolan dua gol, kami akan mencetak tiga gol'. Berapa banyak tim Liga Inggris, sebagai liga yang dijuluki terbaik di dunia, menggunakan trisula di lini depan? Diego Milito (Genoa), Adrian Mutu (Fiorentina), Antonio di Natale (Udinese), dan tentunya Mauro Zarate (Lazio) menunjukkan betapa indahnya sepakbola menyerang.


Memang, berbagai masalah di sepakbola Italia membuat mereka sering dipandang sebelah mata. Kasus rasisme yang terus terjadi, stadion yang dalam kondisi buruk, kontroversi tentang wasit yang tak pernah usai, dan juga suporter yang sering salah kaprah. Masalah ini serupa dengan kondisi sepakbola Tanah Air, dan solusi yang sama pun dapat ditawarkan. Jika semua pihak berkomitmen untuk mengatasi masalah ini, niscaya sepakbola yang sejati akan berkembang dengan baik.


Namun, kapan pihak yang terlibat dapat terbuka mata dan pikirannya untuk membangun sepakbola? Tetapi, apakah orang sewajarnya menganggap sepakbola Italia yang pernah menjadi liga terbaik dunia sebagai sesuatu yang 'membosankan, monoton, dan lamban'?
Selengkapnya...

15 Januari 2009

Rayuan maut

Cowok :Mbak jangan pegangan sama besi kereta.
Cewek :Emang kenapa....?
Cowok :Kayaknya besinya kotor tuh..pegangan sama aku aja.
~~~~~~~~~~~~
Cowok: Maaf mba, jangan terlalu lama duduk dikursi itu, pindah dideket saya aja
Cewek: Loh?? kenapa??
Cowok: Takut dikerubung semut.. Soalnya mba manis..
~~~~~~~~~~~~
Cowok :Mbak, orang tuanya pengrajin bantal ya..?
Cewek : Hah..!!!? bukan..Emang kenapa..?
Cowok :kok kalo deket sama mbak rasanya nyaman yach.
~~~~~~~~~~~~
Cowok :Mbak jangan ngomong ya..
Cewek :Lho.. Emang kenapa..?
Cowok :Karena biasanya aku malem enggak bisa tidur, kalo abis denger suara yang indah.
~~~~~~~~~~~~
Cowok :Mbak bajunya enggak pernah disetrika ya..?
Cewek :Enak aja... emang kenapa..?
Cowok :biasanya kalo cewek udah cantik nggak perlu lagi nyetrika baju..
~~~~~~~~~~~~
Cowok: "kamu itu seperti sendok..."
Cewek: "Kenapa?"
Cowok: "Karena kamu ngaduk-ngaduk perasaan aku..."
~~~~~~~~~~~~
Cowok: "Kamu sekali-sekali nyuci piring dooonk"
Cewek: "Hah? emang kenapa ?"
Cowok: "Ini tangan kamu terlalu lembut..."
~~~~~~~~~~~~
Cowok: "Kamu pasti enggak pernah maen bola ya.."
Cewek: "Iya laaah.. emang kenapa...?"
Cowok: "Soalnya kaki kamu bagus banget...."
~~~~~~~~~~~~
Cowok: "Mbak punya uang koin ? Boleh minta ?"
Cewek: "Buat apa ?"
Cowok: "Aku udah janji sama ibu kalau aku akan menelepon dia bila aku jatuh cinta"
~~~~~~~~~~~~
ce: say, klo mama kamu & aku tenggelam samaan, siapa yang kamu tolong..?
co: ya mama akulah.. Emang kamu yang lahirin aku..?
ce: ih kamu..
co: iya, tapi abis selamatin mama, aku akan tenggelam bersama kamu.. (GLODAK ..!)~~~~~~~~~~~~
ceweq : yank...
cowoq : hmmm... napa?
ceweq : yank, aku kayaknya ga enak badan d...
cowoq : ga enak badan kenapa...
ceweq : jantung ku rada sakit gt...
cowoq : sakitnya kayak gimana?
ceweq : jantung ku sakit kalo jauh dari kamu
~~~~~~~~~~~~
cewe: nanti klo aku uda deket, aku miskol deh..
cowo: ga usah, i can sense when u r around..
~~~~~~~~~~~~
Cow : hmm maaf yaa belakangan ini tanganku agak kasar...
cew : ahh ga papa kok, emangnya knp??
cow : soalnya aku tiap hari jadi kuli
cew : yang bener kmu?? dimana?
Cow : di hatikamu, aku selalu buatin istana cinta buat kita berdua -->plg najis
~~~~~~~~~~~~
cow : saayyaaangggg, papah kamu astronot ya..?
cew : enggak kok..
cow : kalo gitu pasti kakek kamu dong
cew : enggak juga kok...
cow : trus yang astronot siapa..?
cew : enggak ada...
cow : tapi kok ada berjuta2 bintang si dimata kamu...
~~~~~~~~~~~~
cow : beby... kmu punya guru fisika gak.
cew :ada, emangnya knp..??
cow : tanyain dong!!!
cew :tanyain apaan..? PR kamu.....??
cow : bukannn.!!! tanyain dia kenapa sih kok kutub2 hati aku selalu ngedeketin hati kmu
~~~~~~~~~~~~
Cew : cintaku... cita2 kamu apaan si..??
cow :aku kalo udah gede mau jadi dokter bedah
cew : lho...? emangnya knapa??
cow :biar aku bisa belah dada kamu, terus aku nulisin nama aku di hati kamu sayangg... (kampret..kampreett t)
~~~~~~~~~~~~
Cow : aku boleh liat punggung kamu gak??
cew :emangnya ada apaan??
cow : aku mau liat sayap seorang bidadari cantik kayak kamu beyb...,
~~~~~~~~~~~~
cow : sayang pasti di rumah kamu banyak lebah yaa
cew :ahh sok tau kamu ni...
cow : pasti iyalah, kan ada madunya yang cantik bgt... Yaitu kamu
~~~~~~~~~~~~
cow : sayanggg... aku minta kunci gembok dong...!!!
cew : buat apaan si emangnya.??
cow : buat buka hati aku, terus aku masukin cinta kamu....habis itu aku kunci rapet2 biar kamu selalua da di hatiaku...
~~~~~~~~~~~~
cow : "yank..bisa bantuin aku ga?"
cew : "bantuin apa?"
cow : "ngegambar yank...mau ga??"
cew : "ngegambar apa?"
cow : "bantuin aku gambar.....peta dari hati aku ke hati kamu" (jeburrr...! ! ---> kecemplung kali)
~~~~~~~~~~~
-
Origin from kaskus.us


Selengkapnya...

04 Januari 2009

Kemewahan Hidup

Semalam aku ngobrol dengan seorang Ibu yang notabene adalah seorang wanita karir dengan satu putra. Obrolan kami dibuka dengan ceritanya mengenai pandangan hidup yang dia peroleh setelah mencicipi asam garam kehidupan. Kalo sudah bicara soal pengalaman hidup, jelas saya ini bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengannya.
Namun begitu, ada beberapa pandangannya yang sangat ganjil bagiku. Juga sangat tidak masuk akal jika dibandingkan dengan apa yang aku dapatkan atas didikan tak langsung dari kedua orang tuaku. Bahkan kemudian dia mulai membandingkan ide-idenya untuk mematahkan semua mitos yang telah tertanam kuat dalam lubuk sanubariku. Sebelumnya ketahuilah kalo mitos tak selamanya sekedar pitutur sepuh yang gak rasional. Karena mitos ini bukan mengenai "jangan pake baju hijau kalo ke pantai selatan, nanti dibawa nyai loro kidul" tapi mengenai kebiasaan menabung. Lagunya gini : bang bing bung yok kita nabung, bing beng bang yok kita ke bank, tang ting tung hei jangan dihitung, tau-tau kita nanti dapet untung.
Begini mbak dan mas (khas radio-radio di banyumas kalo mbacain kisah cinta yang dikirim pasangan culun, pen), beliau menyarankanku untuk tidak usah menabung karena rejeki ada di tangan Allah. Hari esok kita pasti bisa makan kalo kita yakin dan percaya bahwa akan selalu ada jalan untuk memenuhi kebutuhan. Habiskan saja semua untuk keluargamu, anak-anakmu, dan jangan pernah irit untuk urusan makan. Wow..... Jelas semua orang ingin melakukan itu, akupun juga sangat ingin menghabiskan semua gajiku buat beli makanan terenak, baju terbagus, mobil terbaru, dan rumah termewah. Kalo aku menuruti apa kata-katanya dijamin dalam sebulan aku hanya akan mencukupi kebutuhan nomor 1 "makanan terenak". Bayangin aja kalo sekali makan terenak diperlukan biaya Rp150.000,- (3x sehari @Rp50.000,- sekali makan) maka dalam sebulan dibutuhkan Rp4.500.000,-. Wowww........ jelas gaji seorang PNS gak akan mencukupi untuk itu semua. Diperlukan korupsi yang tidak sedikit untuk tidak telanjang, tidak jalan kaki, dan tidak kehujanan atau kepanasan. Bagaimana kalo tiba-tiba keluargaku sakit, darimana aku dapet biaya berobat. Ngandelin orang lain? Fiuhhhh................. gak gue banget deh, kecuali bener-bener kepepet (tapi seringnya kepepet, hehehe...).
Lama-lama capek juga ketika dia terus menerus menyudutkanku seolah-olah aku ini pelit banget, padahal ada banyak perbedaan antara pelit dan irit. Aku punya rencana kalo dah nikah nanti bakal memberi kewenangan istri tercantik dirumah untuk mengelola semua keperluan rumah tangga. Tentu saja dengan bantuanku dan arahan-arahan yang jelas. Mengenai apa yang prioritas dan apa yang bisa ditunda. Akan kubuat komitmen bersama mengenai batasan-batasan dalam mengatur keuangan rumah tangga. Alokasi yang ketat untuk masing-masing pos pengeluaran (harus dipatuhi kecuali kepepet, hahaha.... lagi2 kepepet). Dan puncak kekesalanku ketika dia ngomong seandainya dia masih muda, dia gak bakalan mau punya pasangan model aku. Wah... ini dah mulai menyinggung perasaan nih (dek, kamu masih mau mendampingiku dalam suka dan duka kan???).
Tak terima diomongin kayak gitu, akupun mulai balik menyerang. Aku juga gak mau punya pasangan hidup yang nggak punya perencanaan dalam manghadapi hidup. Yang aku tau dia punya 2 pemasukan, dari suami (yang utama) dan dari istri (buat tambahan). Tapi selama ini masing-masing pegang penghasilan mereka sendiri dan gak disatuin (apa romantisnya coba???). Untuk operasional sehari-hari digunakanlah penghasilan istrinya sedangkan penghasilan suami digunakan untuk belanja besar mingguan di carefour, beli rumah, beli mobil, dan untuk kebutuhan suami sendiri. Memang betul seluruh kebutuhan keluarga terpenuhi tanpa si istri pusing mikirin duit. Pokoknya tiap kali butuh duit, tinggal diajak belanja dan semuanya dibayarin. Kalo aku jadi dia, aku pasti bertanya-tanya berapa sih penghasilan dia sebenarnya? Ok, mungkin gaji bisa diketahui tapi bonus-bonus, fee, insentif, dll gak pernah tau. Dan yang lebih penting lagi, apa yang dia lakukan dengan uang-uangnya itu diluaran? Namanya juga laki-laki, kalo pegang duit maunya macem-macem (semoga sih tidak). Dan kalo aku jadi dia, mana mau punya pasangan yang gak transparan kayak gitu. Emangnya aku ini wanita apa, yang gak boleh tau tentang apapun........
Aku pikir dia punya pikiran kayak gitu karena selalu melihat kehidupan yang lebih mewah. Dia selalu ngomong kalo temen-temenya yang punya penghasilan perbulan antara 10-25 juta saja gak pernah punya tabungan melimpah. Semuanya demi kesenangan anak (Ibu, anak yang diberikan materi kebablasan tanpa diimbangi sentuhan yang intens lebih cenderung untuk terjerumus ke dalam narkoba). Dan ketika dia butuh uang sepuluh juta saja mereka harus patungan beberapa orang untuk membantunya (gila aja, kalo punya penghasilan 20 juta aku tak akan direpotkan untuk membantu temen sebesar 10 juta). Tentu saja mereka berdalih karena mereka punya anak istri sehingga nggak bisa bantu banyak, sedangkan aku masih bujangan. Tapi ketahuilah kawan, uang 10 juta tu sangat besar da berarti buatku. Inikah yang disebut melindungi???? Tanpa rasa aman, karena kita tidak tau apa yang harus dilakukan ketika roda kehidupan kita ada di bawah.
Oya,... ada lagi yang lucu. Aku punya cita-cita menghasilkan pasive income sebesar 5 juta untuk beberapa tahun mendatang. Karena aku menyadari bahwa resiko terbesar dalam hidup adalah kematian. Selain investasi untuk akhirat, aku tidak mau anak istriku kelaparan jika kutinggalkan. Standar aja, dengan pasive income 5 juta per bulan aku yakin anak istriku bisa hidup layak. Tapi apa coba omongannya? 5 juta sangat tidak cukup, coba aja diitung untuk ini dan itu. Aah.... kupikir itu omong kosong. Kalo uang 5 juta tidak cukup, gimana nasibku yang hanya seorang PNS. Kalo benar-benar gak cukup jutaan temen-temen PNS dah mati kelaparan. Nyatanya mereka hidup layak, meskipun tidak mewah.
Sudahlah............. untuk kali ini aku nggak bisa memakai saran dia. Aku masih berpegang pada pandangan kolot bahwa bermewah-mewah bukanlah tindakan yang baik.
Selengkapnya...