Dengan matematika konvesional jawabannya adalah sulit sekali (2 x sulit). Tetapi dalam matematika modern bukan itu satu-satunya jawaban.
Seorang teman punya anak satu. Berdiskusi dengan saya,
”Kapan punya adik lagi?”
”Ah…nggak Mas. Satu anak saja sulitnya kayak begini. Apalagi dua?”
Momong satu anak butuh kesabaran. Saya mengalami itu. Momong satu anak adalah sulit. Logikanya, momong dua anak akan jauh bertambah sulit lagi.
Dulu waktu saya punya satu anak, saya mengalami hal yang sama. Saya harus selalu menemani aktivitas anak pertama saya. Saya harus aktif melayani ngobrol anak pertama saya. Terbayang betapa sulitnya jika ia punya adik, berlipat ganda beban orang tua.
Kemarin, anak pertama saya bangun pagi. Habis sholat subuh ke ruang tengah. Menyalakan lampu. Mengambil buku bergambar lalu membacanya dengan asyik. Tidak lama kemudian adik kedua menyusul. Duduk di sebelahnya membaca buku yang lain. Lalu adik ketiga juga ikutan membaca buku. Mereka membaca buku sambil ngobrol asyik. Sesekali saya ikut ngobrol dengan mereka. Tidak ada yang sulit!?
Sulit + Sulit = ….? = Mudah
Bagaimana dengan Anda? Berlaku rumus apakah dengan bertambahnya kesulitan? Apakah menjadi lebih sulit atau lebih mudah?



1 komentar:
Bener kok, kesulitan kadang sekedar bayangan
Kalo kita lebih sabar semua kesulitan akan menjadi mudah
tetap semangat
Posting Komentar