Banyumas - Ratusan penganut Islam Aboge di di desa Cikakak, kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah baru menggelar salat Idul Adha Rabu (10/12/2008), sekitar pukul 06.30 WIB. Salat Id digelar di Masjid Baitussalam (Masjid Saka Tungal) Cikakak.
Khutbah salat Id disampaikan dengan menggunakan bahasa Arab. Usai mendengatkan khutbah, para jamaah mengumandangkan salawat dan dilanjutkan saling bersalaman sebagai wujud silaturahmi.
Tak lama setelah itu, para penganut ajaran Aboge ini menggelar kenduri tanda syukur kepada Allah SWT. Acara kemudian dituntaskan dengan pemotongan hewan kurban.
Sesepuh sekaligus imam salat Id, Sopani, mengatakan Aboge adalah singkatan dari kata Alip Rebo Wage. Ajaran aliran ini dibawa masuk oleh tokoh bernama Eyang Mustolih ke Cikakak sejak 1288 H. Aliran ini menerapkan ajaran yang diajarkan oleh seorang ulama bernama Raden Rasid Sayid Kuning dari Pajang.
Sopani menambahkan, pengikut aliran Aboge menggunakan penghitungan hari atau tanggal yang digunakan para wali sejak abad ke-14, yakni berdasarkan perhitungan Jawa yakni Pon, Wage, Kliwon, Manis (Legi), dan Pahing.



0 komentar:
Posting Komentar